Sabtu, 14 Maret 2015

Foto Realisme (Afghan Girl)




Judul Foto : Afghan Girl
Fotografer : Steve McCurry
Kamera : Nikon FM2
Lensa : Nikkor 105mm Ai-S F2.5


Description about this photo :
Afghan Girl adalah sebuah foto yang diambil dari seorang jurnalis bernama Steve McCurry. Pada awal tahun 2002 telah di identifikasi bahwa wanita yang menjadi subyek foto tersebut bernama Sharbat Gula, seorang wanita Afghanistan  yang hidup sebagai pengungsi di pakistan pada masa perang Soviet-Afghanistan.


Foto “Afghan girl” diambil saat Steve McCurry mengunjungi camp pengungsi Afgansitan di Pakistan pada tahun 1984, dan tampil sebagai foto sampul National Geographic pada edisi Juni 1985. Pada foto tersebut, mata si “gadis Afgan” terlihat berwarna hijau laut, dan sang fotografer tidak tahu nama dari modelnya tersebut untuk selama 17 tahun… 

Januari 2002, Steve dan tim NG mencari si Afghan girl, dengan mengunjungi camp pengungsi tempat dulu mereka bertemu, di Peshawar, Pakistan. Tapi si gadis sudah kembali ke Afganistan. Steve dan tim bergerak ke perkampungan yang diduga tempat si gadis, di desa pegunungan dekat Tora Bora. Perjalanan pencarian cukup jauh, enam jam dengan kendaraan dan 3 jam berjalan kaki, setelah melewati perbatasan Pakistan – Afganistan. 

Saat bertemu, ketika si perempuan memasuki ruang, maka Steve segera mengenalinya. Baru saat itulah Steve tahu namanya, Sharbat Gula. Sharbat adalah dari suku Pashtun, dan saat itu mungkin berusia 28, 29, atau bahkan 30. Sharbat sendiri, dan juga orang-orang disana, tak tahu umur mereka berapa. Peperangan tampaknya telah menghilangkan beberapa jejak penting kehidupan, seperti catatan saat kelahiran dan kematian.



Time and hardship have erased her youth. Her skin looks like leather. The geometry of her jaw has softened. The eyes still glare; that has not softened. “She’s had a hard life,” said McCurry.
  
Reuni antara perempuan bermata hijau dan sang fotografer berjalan sunyi. Menurut tradisi dan budaya setempat, perempuan yang telah menikah tidak boleh memandang, dan tentunya tersenyum, pada seorang pria yang bukan suaminya. Dia tidak tersenyum pada Steve McCurry. Ekspresinya datar. Dia tidak bisa memahami bagaimana fotonya telah menyentuh begitu banyak orang. Dia tidak tahu kekuatan matanya pada foto tersebut.
Ketika ditanya bagaimana ia dapat selamat dalam kondisi peperangan tak menentu itu..?
Sharbat, menjawab
 

“It was the will of God.”
 


Sumber : 
A Life Revealed oleh Cathy Newman, National Geographic, April 2002.
 
Kelas : 3ia15
Nama Anggota
Dimas Reno B.P                    (52412145)
Elvin Arief  M                       (52412476)
Muhammad Zulfikar             (54412833)
Noprytry Kurniawan Kase    (55412370)
Rian Bayu Ardyanto             (56412254)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar